arif's posts with tag: sain

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag sain
Blog EntryKURMA, PENAHAN LAPAR DAN STROKESep 21, '07 4:15 PM
for everyone
Kurma, Penahan Lapar & Stroke

KURMA ternyata mengandung rahasia medis yang positif. Sebuah situs internet mencatat, setiap butir kurma mengandung kekayaan gizi antara lain hidrat arang, serat, kalsium, potasium, dan zat besi. Ini dianggap sudah mampu mengganti energi.

Dalam penelitiannya, Dr. dr. Wahjooetomo mengatakan, selama berpuasa, perubahan kadar gula yang terjadi dalam tubuh ternyata sangat kecil. Karenanya, kandungan potasium dalam kurma sangat signifikan untuk mengatasi kelelahan.

Seratnya cocok untuk mengantisipasi sukar buang air besar. Sedangkan teksturnya yang halus itu cukup aman bagi lambung yang sensitif dan radang usus. Bukan hanya itu, kombinasi zat besi dan hidrat arang pada buah kurma sangat baik bagi penderita anemia dan lesu kronis.

Sementara itu, di tempat lain diketahui, makanan khas Timur Tengah tersebut pun bisa menurunkan risiko serangan stroke berkat tingginya kalium.

Memang buah-buahan dikenal sebagai sumber utama vitamin, khususnya C. Kandungan energi atau kalorinya pun rendah, sebab lemak yang dikandungnya juga rendah. Namun tidak berlaku bagi kurma. Kandungan lemak pada kurma juga bisa dikesampingkan. Namun, tingginya karbohidrat menyebabkan tersedianya energi. Bahkan boleh dikatakan lebih tinggi dibandingkan sebagian jenis buah lainnya.

Selain itu, kurma mempunyai zat penting bagi metabolisme tubuh, terutama organ jantung dan pembuluh darah, yaitu kalium. Fungsi mineral ini membuat organ jantung dan pembuluh darah berfungsi baik, plus kian mengaktifkan kontraksi otot, serta membantu mengatur tekanan darah.

Hanya dengan memakan buah kurma lima butir per hari, itu sudah memenuhi persyaratan untuk kesehatan tubuh. Para peneliti menyimpulkan dengan hanya makan satu porsi ekstra makanan kaya kalium (minimal 0,4 setiap hari) risiko fatal stroke bisa diturunkan sampai 40 persen.

Batas krisis 400 mg kalium itu, sangat mudah. Anda penuhi dengan makan kurma kering sekira 65 gram saja (ekuivalen 5 buah kurma). Sebaliknya, mereka dengan konsumsi kalium kurang dari 2 gram per hari mempunyai risiko stroke fatal jauh lebih tinggi ketimbang yang lain. Menurut Dr. Louis Tobian dari Minnesota University, kalium pun bisa memberikan atau menyuplai energi dalam mencegah stroke secara langsung, terlepas kondisi tensi saat itu.

Konsumsi ekstra kalium bisa menjaga dinding arteri tetap elastis dan normal, sehingga pembuluh darah tidak mudah rusak akibat tekanan darah.

"Jadi, jelas sudah, kurma menyimpan senjata potensial antistroke dan antiserangan jantung, meskipun masih memerlukan penelitian secara komprehensif demi memastikannya," tuturnya.

Zat salisilat pun terkandung juga pada kurma. Seperti kita ketahui bahwa zat itu sering dipakai sebagai bahan baku aspirin : obat pengurang rasa sakit atau penghilang nyeri. Salisilat pun bisa memengaruhi prostaglandin (kelompok asam lemak hidroksida yang merangsang kontraksi otot polos sehingga menurunkan tekanan darah).

Ilmuwan lain selaku peneliti kurma dari aspek medis datang dari Jean Carper. Ia lewat karya tulisnya, "Your Miracle Medicine" menyoroti kurma mempunyai aktivitas seperti aspirin.

Kurma kering mempunyai kandungan aspirin alami sangat tinggi. Dalam beberapa macam buah seperti ceri, prune, dan kismis pun banyak mengandung kalium ikut beruntung karena mereka juga mengandung salisilat. Karenanya, para peneliti berharap, salisilat pada makanan seperti kurma bisa meredakan sakit kepala.

Menurut dr. Anwar El Mufti dari Mesir, kurma mengandung zat gula paling banyak yakni 70 persen serta umumnya sudah diolah alami. Karenanya, akomodatif bagi kesehatan. Sebagaimana zat gula pada buah lainnya, zat ini pada kurma mudah dicerna atau dibakar dalam tubuh sehingga menghasilkan tenaga besar. Dilihat dari proses penyerapan, zat gula pada kurma memang lain. Ia habis diserap bisa sampai pada menit ke-60 untuk jumlah tertentu. Hal yang sama terjadi dalam tempo setengahnya seperti teh manis. Karena itu, tidak perlu heran bila banyak ilmuwan mengatakan bahwa kurma bisa membuat kita lebih mampu tahan lapar. Sampai kini, masih banyak ilmuwan penasaran dengan misteri salisilat pada kurma.

Sementara itu, kita sebenarnya sangat mudah memperoleh kurma pada bulan suci Ramadan. Datangilah pasar-pasar, pusat perbelanjaan, atau bazar alias pasar murah, tentu banyak penjaja yang menawarkan kurma.

Kualitas kurma dan harganya, jelas berragam. Hal itu tergantung dari asal-usul kurma tersebut serta kemasannya. Karena, harga kurma yang dikemas dalam kardus dan dibungkus pelastik secara baik, akan berbeda dengan kurma kiloan atau kurma yang dikilo dan hanya dikemas oleh kantong pelastik.

Sungguh, kurma yang biasanya hanya dapat diperoleh di tanah suci bila ada rekan atau tetangga pulang dari ibadah haji, kini saat Ramadan banyak dijumpai kurma yang dijajakan para penjual. Untuk itulah, alangkah baiknya bila kita mengonsumi kurma saat Ramadan dan mungkin juga menyimpannya untuk persediaan kelak pasca Ramadan. (Nasrul/Bahan: Swanet, Yahoogroups, Panasea, BB)***

 


ReviewMABUK CINTA mirip dengan KETAGIHAN OBAT-OBATANDec 11, '06 12:22 PM
for everyone
Category:Other
Mabuk cinta mirip dengan ketagihan obat-obatan

Saat dimabuk cinta dunia serasa begitu indah dan janji setia begitu indah meluncur dari mulut seorang Pria kepada pasangannnya. Rasanya, tidak ada wanita lain yang lebih menarik dari pujaan hatinya dan demi sang kekasih, apapun rela dikorbankan . Begitu pula bagi para pencandu obat-obatan. Demi merasakan kenikmatannya mereka rela membayar dengan harga mahal dan menghindar dari Polisi.
Berdasarkan hasil peneltian, jatuh cinta memang mirip denga kecanduan obat-obatan. Proses kimia tertentu di otak memainkan peranan penting yang menyebabkan efek kecanduan ini.
Mereka mengatakan zat kimia Dopamine, yang merangsang pusat pemberi penghargaan (reward center) di otak, membantu tikus mondok prairie Jantan berhubungan intim dengan satu pasangan saja. Dopamine merupakan zat yang mempengaruhi ketertarikan manusia terhadap sumber kesenangan misalnya makanan yang lezat. Zat tersebut juga menyebabkan seseorang terus kecanduan terhadap heroin atau kokain. Seperti manusia, tikus prairie diketahui memiliki hubungan yang awet dengan pasangannya. Tim peneliti mulai mempelajari tikus prairie karena hewan mengerat ini terlihat melakukan hubungan percintaan yang lama, tidak seperti hewan lainnya. Tikus mondok Jantan dan Betina tetap setia pada pasangannya begitu cocok dan melakukan perkawinan. Namun tikus mondok Jantan juga terlihat menggoda betina lainnya. Para peneliti menemukan bahwa dopamine akan dikirimkan ke otak jantan setelah kawin dan mempengaruhi area otak yang disebut nucleus accumbens, yang juga ditemukan pada otak manusia.
Guna mengetahui seberapa besar pengaruhnya, tim peneliti menutup aktivitas protein yang diaktifkan oleh dopamine pada otak tikus mondok Jantan. Ternyata, tikus Jantan tidak lagi menunjukan rasa tertarik yang lebih besar pada pasangannya dibanding betina lainnya. Ikatan yang dibangun diantara tikus mondok prairie j
Jantan dan Betina sangatlah kuat.
Penelitian ini adalah yang pertama kali menggambarkan cara otak mendorong Monogami atau kawin dengan satu pasangan saja. Apakah ini berlaku juga bagi Manusia ? Manusia memiliki mekanisme yang mungkin mirip meskipun terdapat perbedaan. Cinta melibatkan emosi yang kompleks. Tentu aktivitas ini menimbulkan perubahan fisik otak, tetapi tidak dipengaruhi oleh satu zat kimia saja, Ia juga setuju bahwa ketertarikan manusia tentu beda dengan tikus mondok.
*arisatari@yahoo.com*

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help