arif's posts with tag: rohani

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag rohani
ReviewMENDOBRAK KEMALASANSep 17, '06 3:47 PM
for everyone
Category:Other
Berbicara kemalasan, bukan berbicara tentang kurang tidaknya pengetahuan. Dia tahu tapi tetap tak melakukan hal yang semestinya dilakukan ya karena enggan atau malas itulah, dan kerugian yang timbul pun bukan main-main bisa jadi sampai hilang nyawa. Para pengangguran yang malas mencari nafkah atau malas bekerja keras, benar-benar akan menjadi beban dan biang pemborosan. Walaupun menggangur ia tetap menguras dana untuk makan, minum, tempat berteduh, mandi, listrik, air ledeng, dan lainnya.

Padahal kalau dia mau saja keluar dari rumahnya dengan niat dan tekad untuk bekerja keras mencari nafkah niscaya akan seperti burung yang keluar dari sangkarnya dan kembali membawa cacing untuk makan keluarganya, jadi bukan karena tidak ada jatah rizkinya melainkan malas menjemput jatahnya.

Ada seorang pemuda, malah mahasiswa, mempunyai motor yang bagus tapi dia malas sekali untuk memarkir kendaraanya di tempat semestinya. Merasa lebih mudah menyimpan di depan pintu kostnya dan diapun malas untuk repot-repot menggunakan rantai pengaman. Di ujung kisah ini sudah bisa ditebak, kemalasan seperti ini adalah memberi kemudahan bagi pencuri untuk melakukan aksinya. Malas mengeluarkan waktu dan tenaga yang tak seberapa dan hasilnya lenyaplah berjuta-juta hasil tabungan orang tuanya plus masih harus nyicil sisanya.

Kisah lainnya, tentang safety belt atau sabuk pengaman. Karena merasa sudah terbiasa tak menggunakan dan juga malas memakainya, maka pak Fulan sang bos pemilik mobil mewah harus memikul derita menyedihkan. Tatkala ada mobil orang lain yang hilang kendali sehingga menabrak mobilnya tanpa bisa dihindarkan. Akibatnya, selain harus berbaring di rumah sakit berbulan-bulan karena gegar otak dan patah tulang tangan dan kakinya yang tentu mengeluarkan biaya mahal, ia pun tak dapat bekerja dengan baik sehingga banyak kesempatan kesempatan bisnisnya hilang begitu saja.

Hal yang berbeda tidak dialami sang sopir. Walau hanya tamatan sekolah dasar tapi selalu berusaha tertib, disiplin dan tidak mengenal malas untuk menyempurnakan kewajibannya. Sopir itu selamat karena menggunakan sabuk pengaman dengan baik. Ia pun tidak pernah malas berdoa meminta perlindungan kepada Allah yang menguasai segala kejadian, tak pernah malas untuk berzikir sepanjang jalan, juga tak pernah malas untuk bersedekah. Bukankah sedekah adalah penolak bala?

Silahkan renungkan sendiri perkara kemalasan lainnya. Misalnya malas mandi, maka bersiaplah untuk terkena penyakit kulit. Malas mengerjakan tugas dan belajar maka bersiaplah untuk tidak naik kelas. Malas masuk kantor bersiaplah untuk dirumahkan. Malas ibadah maka bersiaplah untuk menderita di dunia dan akhirat (na'udzubillah).

Saudaraku, percayalah tidak ada jalan kesuksesan bagi orang-orang pemalas. Maka, marilah kita lawan dengan segenap tenaga, dobrak, bagai buldozer menggempur penghalang. Yakinlah bahwa kita sanggat sanggup melawan kemalasan yang merugikan dan menghinakan itu dengan mudah asalkan mau memulainya dengan DO IT NOW. Lakukan sekarang juga apa yang harus kulakukan. Selamat menikmati hasilnya! Wallaahu a'lam.

( KH Abdullah Gymnastiar )


ReviewReviewReviewReviewMENEGUR PASANGAN SECARA BIJAKSep 16, '06 1:27 PM
for everyone
Category:Other
Orang yang berdakwah, menyeru dengan hikmah, adalah orang yang menyeru dengan cara terbaik di antara cara yang baik. Termasuk saat memberi kritikan.

Tidak ada manusia ideal di dunia ini, selain Rasullullah SAW. Karena itu, kita harus siap menerima kekurangan dan kelebihan diri dan pasangan kita. Syukuri kelebihannya dan bersabarlah dengan kekurangannya. Ketika kita menemukan kekurangan pasangan, bantu ia memperbaikinya, bukan menghakimi. Kita mengenal rumus 2B2L (berani mengakui kelebihan dan jasa orang; bijak terhadap kekurangan dan kesalahan orang; lupakan jasa dan kebaikan diri; lihat kekurangan dan kesalahan diri).

Dalam QS. An-Nahl [16] ayat 125, Allah SWT berfirman, Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Kata-kata hikmah adalah kata-kata terpilih, yang paling utama di antara yang baik. Orang yang berdakwah, menyeru dengan hikmah, adalah orang yang menyeru dengan cara terbaik di antara cara yang baik. Termasuk saat memberi kritikan.

Kritik dengan keterbukaan akan datang kalau seseorang merasa aman memberi masukan, tidak membela diri saat dikritik atau malah balik menyerang. Karena itu, untuk membangun keluarga yang mudah menerima kritik, ada tiga hal yang harus dimiliki. Pertama, miliki visi yang sama, sehingga tradisi saling menasehati dan keterbukaan akan mudah diwujudkan. Kedua, miliki ilmu mengkritik yang baik; tidak menyerang, malukai, berdasarkan data dan fakta, bukan dengan emosional semata. Dan ketiga, berlatih dan terus berlatih.

Secara umum, ada beberapa tips sederhana untuk mengritik pasangan.
(1). Perhatikan situasi dan kondisi.
(2). Jangan mengritik pasangan saat sedang marah, capek, lapar, banyak masalah, dan sebagainya .
(3). Gunakan kata-kata sopan dan halus.
(4). Berikan pujian dan penghargaan proporsional sebelum mengritik.
(5). Hindari menegur di depan umum.
(6). Jangan terlalu sering mengritik.
(7). Menegur bukan berarti melampiaskan kejengkelan. Karena itu, jangan menyerang orangnya, tapi "seranglah" kesalahannya.
(8). Redakan dahulu kemarahan kita. Kalau amarah sudah reda, baru memberikan kritikan.

( KH Abdullah Gymnastiar )


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help