| |
arif's posts with tag: gempa yogya
|  | Gempa Yogya akibat dari pergerakan Bumi yang terus menerus sesuai dengan Teori "Continental Drift" atau GERAKAN MENGAPUNG DARI BENUA.Gerakan gunung-gunung ini adalah akibat dari gerakan kerak bumi tempat mereka berada, kerak bumi ini mengapung diatas lapisan Magma yang lebih rapat. Pada 1915 Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser kearah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi. 1980 setelah 50 tahun wafatnya para ahli geologi memahami kebenarannya yang dikemukakan oleh Wegener dalam tulisannya, sekitar 500 juta tahun yang laluseluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea, daratan ini terletak di kutub selatan. Sekitar 180 juta tahun lalu , Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing masing bergerak kearah yang berbeda, salah satu daratan atau benua benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, antartika dan India, Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India, selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagimenjadi daratan-daratan yang lebih kecil. Benua yang terbentuk menyusulnya terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan bumi secara terus menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi. Para ilmuwan menjelaskan sebagai berikut: Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 Km terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Teradapat 6 lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Yang disebut dengan teori lempengan tektonik, LEMPENGAN LEMPENGAN INI BERGERAK MEMBAWA BENUA DAN DASAR LAUT BERSAMANYA, pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 Cm per tahun. LEMPENG BERUKURAN BENUA INI TERUS BERGERAK, PERTEMUAN ANTARA LEMPENGAN INI MERUPAKAN TEMPAT TEMPAT YANG MEMILIKI KONDISI TEKTONIK AKTIF, YANG MENYEBABKAN GEMPA BUMI DAN GUNUNG BERAPI DAN PEMBENTUKAN DATARAN TINGGI.
Ada hal yang sangat penting dikemukakan saat ini, ini sesuai dengan BERITA DALAM AL QUR'AN yang dibuat 1400 tahun sebelum teori ini diketemukan:
"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai (sebagaimana) awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan tiap sesuatu, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan". (Al Qur'an 27:88)
|
| | |
|
|